Kamis, 24 Desember 2009

Whitney Houston Of Tetris

senin, 14 desember 2009

aku, dinda, memei, dwina, cynthia, kekey, dan astrid berkumpul di satu meja. aku paham sekali ini adalah ancang2 kami melakukan hal-hal konyol.

itikad ku untuk tertawa hari ini amat besar. pertama aku ingin sekali bermain ABC 5 Dasar dengan nominasi nama-nama artis. aku sudah merencanakan untuk tidak menyebutkan artis2 jadul yang akhirnya membuat teman-temanku tertawa. aku sudah menyusun list nama2 artis di malam sebelumnya. aku tau hari ini mungkin akan untuk main-main.

saat kami berkumpul kami membicarakan banyak hal. mulai dari guru SMP yang gaya melirik muridnya khas dan sebagainya. cynthia, kekey, dan astrid bersemangat menceritakan gurunya yang orang batak yang sering kali menyebutkan kata "buapakmu!" dengan logat bataknya. memei dan dinda sibuk mencontohkan gaya gurunya yang sensasional di SMPnya dengan lirikan dan komat kamitnya. aku memilih untuk tertawa saja karena tak ada yang kenal dengan guru yang akan aku ceritakan.

tiba2 saja dinda nyeletuk menyuruh cynthia bernyanyi. cynthia yang pecicilan keluar dari bangkunya dan bernyanyi seolah2 peserta idola cilik yang bernyanyi penuh ekspresi. sampai2 cynthia lupa ia menyiksa perut teman2nya karena menertawakannya. "Cynthia yang bener dong! eh gue pernah tau denger lu nyanyi terserahnya Glenn di kamar mandi waktu habis olahraga. coba dong cyn..!" kata memei sambil terengah-engah menghentikan tawanya.

dinda mulai mengidekan sesuatu yang tidak-tidak. ia mengajak kami bermain Indoneisan Idol. aku ditunjuk memerankan anang dengan kata2 yang sedikit picis. memei di tunjuk menjadi titi dj yang akan banyak tertawa dan lebih baik dari anang dan indra lesmana. tiba2 saja dinda datang dengan kacamata yang didapatinya meminjam ke kekey. dinda menaruh kacamata itu di atas jilbabnya. dengan menirukan gaya bicara indra lesmana yang khas. kami tertawa seolah lupa daratan melihat dinda bertingkah seperti itu. memei yang tak beraksi tak berhenti2nya tertawa.

kemudian cynthia mulai bernyanyi. lagu2 konyol dengan gaya2 yang terlihat melelahkan. tubuhnya yang kurus dan tinggi membuat gerakannya terlihat semakin lucu ditambah ekspresinya yang seringkali terlihat layaknya orang sedih. aku tertawa dan sejenak lupa kalau hari ini adalah pengumuman remedial. perasaan panikku hilang dan pergi ke angan-angan membayangkan cynthia berada diatas panggung orgen tunggal orang khitanan. pasti bukan lucu lagi namanya.

diantara tawa kami, tiba2 suara merdu terdengar "I believe the children are our are future".. waah cynthia si kurus jangkung itu membawakan lagu The greatest love of all dari whitney houston. itu lagu yang sedang aku idam2kan. nadanya terdengar begitu familiar dan begitu nyaman didengar. aku menutup mulitku seusai tertawa dan menatap cynthia serius dan menyuruh mereka yang masih bicara untuk diam. sungguh suara emas yang mantap.

suara cynthia bahkan membuat mereka yang di belakang yang sedang berdiskusi soal kimia memalingkan wajah mereka dari buku kimia dan beranjak melihat cynthia. mungkin mereka tak menyangka. cynthia yang tak bisa diam akan bersuara seperti itu. kelas menjadi hening dan tertinggalah suara cynthia seorang. kagum aku melihat cynthia diam di depan kelas sambil bernyanyi pula.

"udah!" kata cynthia mengakhiri lagunya. tepuk tangan riuh gemuruh ramaikan kelasku. aku tertawa melihatnya salah tingkah di depan kelas dan dibirikan tepukan yang begitu ramai.

Harus di sadari X.3 memiliki 2 penyanyi kondang.
2 minggu kemarin di dapati Ariel KW (palsu)
kini ditemukan pula seorang *Whitney Houston* kurus jangkung :)

Kejar Daku Kau Ku Tangkap

Rabu, 16 Desember 2009

hari ini aku datang ke sekolah untuk menyerahkan tugas. batas hari untuk mengumpulkan tugas adalah hari ini. aku datang ke sekolah pukul 07.30. sesampainya di sekolah aku segera ke ruang guru untuk menyerahkan tugaskemudian langsung naik ke lantai dua dan masuk ke kelas ku. dari tangga sudah terdengar suara Abel dan Naufal yang bertanya Jawab sambil tertawa tawa. terdengar kecil suara dinda yang juga tertawa. aku segera masuk ke dalam kelas dan mecari memei.

ternyata dinda bilang memei belum datang. padahal tadi pagi memei yang bilang padaku kalau akan mengumpulkan tugas jam setengah 8. yah.. aku tak heran kalau ini terjadi pada memei. aku, dinda, abel, naufal, daiva, adit, shella, wirinda, dan farah ada di lantai dua gedung sekolah kami. kami melakukan kegiatan yang berbeda-beda. aku, dinda, naufal dan abel sibuk menjawab pertanyaan yang di buat naufal dengan bahasa inggris. dan dinda yang menulis point yang ku dapat dan yang abel dapat. sedangkan yang lainnya ngobrol dan sibuk dengan urusannya sendiri.

saat sedang tertawa-tawa. tiba-tiba saja farah masuk dengan wajah semangat menjahili seseorang dan berkata "eh ada memei. dinda zaza mau ga lo berdua ngumpet nanti pas memei ke sini gue bilang lo berdua udah pulang.!" kata farah dengan semangat yang berapi-api. aku pun turut semangat menjalankan mandat dari Farah. aku berlari tertawa, semangat, bahagia, dan sangat bahagia. aku dan dinda masuk ke kelas 10.2 dan duduk di paling belakang kelas 10.2.

Abel berlarian membawa tas kami sambil berkata "Ini.. Ini.. Tas lo.. nanti ketauan..". aku sigam mengambil tas kami berdua. tiba-tiba saja terdengar suara memei yang khas menanyakan dimana aku dan dinda. aku dan dinda menahan tawa sambil membekap kuat mulut kami. kurasa sesuatu bergetar di kantong ku. ku ambil hanphone ku yang bergetar dan ku lihat memei menelfon ku. aku melihat dinda. dan tertawa begitu menggelikan. kami puas membuat memei panik. kemudian giliran Hp dinda yang bergetar. ternyata pelaku sama. memei juga menelfon dinda. aku mendengar nada bicaranya panik bercampur marah. dinda bilang dinda sedang dalam perjalanannya untuk pulang.

kemudian dari jendela abel mengabarkan bahwa memei sudah turun ke ruang guru. dan abel memerintah ku untuk keluar. dan melambaikan tangan ke pada memei yang ada di bawah. yang sejak tadi mencari aku di atas. dan aku buali kami sudah pulang. abel memanggil memei. memei pun melihat ke atas. dan melihat aku dan dinda melambaikan tangan. kami semua di asat tertawa dan amat puas.

tiba-tiba saja aku ingin mengumpat kembali. jadi saat memei naik ke atas aku dan dinda kembali menghilang. aku segera berlari kembali mengumpat ditempat yang sebelumnya. tiba-tiba saja dinda mengungkapkan hal lucu. "kita kejar-kejaran aja niih sama memei.. kaya di fil dono.. haha ngumpet-ngumpetan".. kata-katanya benar-benar menggelitik aku menahat tawa sampai kepanasan. keringat sebesar bulir-bulir jagung mengucur deras di pelipisku.

memei kembali marah-marah pada abel. dan abel katakan aku dan dinda ada di kantin. memei tak percaya dan menelfon dinda. dia menanyakan kami berada dimana. dan kami jawab kami ada di saung kantin. dan memei bergegas ke kantin. kami pun berniat mengunjungi memei untuk turun ke kantin tiba-tiba saja aku melihat kepala memei muncul diantara jendela-jendela kelas 10.1. dia marah-marah karena kami bercandakan. kami yang bicara diantara kelas 10.1 aku diluar dan memei dibelakang kelas. memei bilang dia akan menghampiri kami. tapi karena kejahilan kami belum berhenti. saat memei berjalan menghampiri tempat kami. aku dan dinda berleri memutar melewati tempat parkir guru untuk ke depan saung yang tak lain adalah tempat memei tadi berdiri. kini keadaan terbalik. memei ada di tempat kami tadi, aku dan dinda berada ditempat memei tadi. memei begitu kesal kami tak bertemu-bertemu juga. akhirnya dia menelfon dinda. dan dinda bilang kami ada di kantin. akhirnya kami bertemu dikantin.

saat kami berjalan bertiga. akal yang tidak-tidak dari dinda mulai keluar. saat berjalan memei berada didepan kami. dan kami memilih untuk memutar arah balik. dan arah kami semakin berlawanan aku dan dinda kembali ingin mengumpat dari memei. tapi gagal memei menangkap aku dan dinda sedang berjalan membelakanginya.

kudapati wajah memei yang marah. karena cukup kasihan aku dan dinda menghampiri memei yang menunjukan wajah bosannya. aku tak tahan menahan geli di perutku. aku dan dinda memanfaatkan besarnya sekolah kami. untung saja kami tidak berlari ke gedung IPS di sebrang sana. mugkin akan lebih menantang dan melelahkan..

sungguh berdosa aku dan dinda pada memei hari ini. tapi sulit untuk dilupakan..

Minggu, 13 Desember 2009

BERUNTUG SEKALI DIA YANG DISEBUT ARIEL..

Jum'at 4 Desember 2009

pelajaran kimia adalah pelajaran ketiga di hari ini. pelajaran ini benar2 membutuhkan banyak persiapan agar semua bisa terserap dengan baik. bahkan mungkin dibuthkan mengganti oli pada otak adar tidak ngebul. tiba-tiba saja ibu sri selaku guru kimia saya datang. semua siswa/i yang masih mejeng do depan kelas masuk dan menduduki tempat masing-masing.

hari ini tampak bu sri yang agak berbeda, wajahnya tidak didominasi oleh senyum ramah dan sabarnya. ini merupakan keadaan genting, mungkin dia sedang bad moode. kalau begitu aku harus benar-benar fokus pada materi terakhirnya kali ini.

dengan nada naik suaranya keluar dan melontarkan kalimat "Semuanya Duduk di bangku masing masing.. nah kali ini saya tidak akan menyampaikan materi, melainkan kalian akan mengerjakan latihan dengan cara berkelompok. dan kerjasamanya sangat dibutuhkan. bila satu anggota tidak bisa menjawab pertanyaan saya nantinya nilai kelompok saya beri minus 1". katanya tetap denagn nada sedikit emosi.

sebenarnya amat gawat.. aku dan kelompokku mulai mempersiapkan jawaban kami dan berusaha maksimal agar semua dari kami bisa menjawab dengan tepat.

bu sri akan menyanyakan kelompok 1 terlebih dahulu. "baik, pertanyaan yang saya tujukan bukan hanya pada satu orang, suatu saat jawaban akan saya lempar dan semua haris bisa menjawab dengan benar!" katanya sambil membuka lembaran2 nama kami.

"baik pertanyaan pertama" kata bu sri. semua berwajah tegang dan membolak balikan buku paket mereka untuk mencari aman suatu saat pertanyaan mendarat pada mereka. begitupun aku dan memei.

kami berpegangan tangan karena takut gerogi saat menjawab. dan bukan hanya aku yang tegang dan gugup tapi semuanya. sampailah ke pertanyaan berikutnya. " baik pertanyaan berikutnya....". lanjut bu sri dengan nada menantang. semua wajah tegang bahkan sebagian berkomat kamit menghafalkan penemu2 dan teori2 serta jumlah2 Ar.

"ARIEL!" tegas bu sri.. semua wajah bertengok2 dan mencari siapa ariel.. semua fikiran membayangkan wajah ariel piterpan yang tak mungkin itu yang dimaksud ibu sri.

tak ada nama ariel di X.3 mungkin yang dimaksudkan arief. semua mengganti ekspresi dengan cepat dan dengan serentak menertawakan kesalahan itu.. yang tercetak di fikiranku adalah wajah arief teman sekelasku yang hitam, kecil, jabrik, suaranya cempreng, wajahnya inocent, ekspresinya selalu melas berlaga layaknya ariel piterpan di atas panggung dan membuat wanita2 mati kutu..

mustahil.. durasi kami tertawa memakan seper empat durasi tanya jawab untuk kelompok satu. farah yang tertawa paling kecang memancing tawa semua siswa. saya pun tak kalah geli.. saya dan memei saling bercubitan mungkin mereka membayangkan hal yang sama saperti yang ku bayangkan..

ONDE MANDE.. Lucunya ketegangan itu.. sampai
pulang sekolah pun aku masih ingat saat nama ariel di sebut dengan nyaringnya...

selamat ya arief, atas kekeliruan ibu sri anda ternyata anda tak jauh beda dengan ariel.. :)

Berlayar Ke Negri Terenovela

Sabtu, 5 Desember 2009

harus aku terima kenyataan akan datangnya Ujian Akhir Semester tanggal 7 besok. mengecam perih di atas sedih. tugas dari pak barna belum terselesaikan, baru saja ku ukir garis tepinya. tidak lebih.. bingung mana yang harus ku mulai lebih dulu.

melihat kuas tak ada sedikitpun hasratku tuk menggores tinta di atas kertas gambarku yang ku dapat sobek karena emosi tak ada sesuatau yang bisa ku gambar. ku putuskan menghibur diri dengan membaca kamus idiom tua milik ibuku. banyak kalimat2 yang bisa ku gunakan untuk mengejek orang lain tanpa orang lain tau itu ejekan. tapi lama kelamaan buatku jenuh pula.

fikiranku kembali mengkhawatirkan nasibku disaat ulangan fisika di hari selasa besok. ku buka buku seribu pena yang memiliki beragam soal mulai dari yang seringan sebutir pasir sampai yang 5 ton pasir. ku coba semua dan hasilnya sudah ku duga. hanya sampai nomor 17 aku bisa mengerjakan. setelah adzan zuhur berkumandang aku bergegas shalat dan berniat untuk belajar.

di sujud terakhirku aku memohon pada penciptaku untuk memberikan kepahaman dan kekuatan ku berniat dalam mempersiapkan diri untuk ulangan minggu depan. setelah shalat kudapati jiwaku yang lebih tenang dan cerah. tapi seperti yang sudah kuramalkan. setelah banyak soal yang tidak bisa ku jawab emosiku semakin menjadi2. semakin aku jenuh melihat buku-buku pelajaranku.

aku fikir aku hanya lelah. dan aku putuskan untuk tidur mulai waktu ashar sampai waktu maghrib. setelah shalat maghrib tak ada niatku untuk mencicil hafalan sosiologi, Biologi, ekonomi, geografi, apa lagi Sejarah. agar tidak terlalu malas aku baca saja buku agama yang tidak memusingkan.padahal biasanya amat semangat aku menghafal buku biologiku yang sakti itu.

setelah sampai pukul 22.00 aku bergegas tidur. lampu kamarku sudah mati. kakaku sudah tidur. ku hampiri tempat tidurku dan letakkan tubuhku diatasnya. rasanya lelah semua berpindah dari badanku. kunyalakan radio tercintaku yang selalu nyanyikan lagu2 terbaik yang selalu menghiburku. ku cari channel Mustang yang berlangganan menyajikan lagu2 merdu dimalam hari. hah! hari ini nampaknya benar2 berniat membuatku marah. baterai radio ku melemah. sudahlah ku masukan kabel radio ke colokan listrik dikamarku dengan malasnya.

ku lihat kaset bersampul hitam tergeletak di samping bantalku. tertera nama Michael Buble. nampaknya aku tidak akan menyesal mendengar lantunana merdu suara si tampan yang satu ini. ku masukan kaset Michael buble dengan sisi side A menghadap depan. tiba-tiba saja "Jeg!".. hah.. habis sudah terputar side A. ku keluarkan lagi kaset itu dan ku balik bagiannya. kini Side B yang menghadap luar. ku tekan tombol play di bagian atas radioku. dengan wajah malas ku pendekkan antena radio yang tidak dibutuhkan untuk mendengarkan kaset.

tiba-tiba saja terdengar lantunan yang amat merdu dari alat musik petik yang subhanallah nikmatnya. keluarlah suara si tampan menggunakan tekhnik bernyanyinya yang terasa mengelus-elus kupingku. di bait ke 2 si tampan bernyanyi dengan bahasa Prancis yang begitu fasih dengan lafal r yang ditelan. di bait ke-3 terjadi yang lebih parah. ia menyanyikan lagu dengan bahasa Amerika Latin. Negri Terenovela. Subhanallah.. begitu menakjubkan. membuatku merasa berlayar ke Negri Terenovela yang penuh dengan romantisme dan gitar klassik. mataku terpejam merasakan apa yang dia katakan.aku berkhayal berada di suatu kapal besar yang dilengkapi dengan penyanyi tampan, yang menggombali ku dimalam itu. lembut suaranya menggambarkan ramahnya air laut yang menggelombang tenang. nada-nada manisnya buatku merasa sejuk tertiup angin laut yang membatasi negriku dan negri terenovela. kalimatnya membuatku lupa akan yang harus kuhadapi. dengan cepat aku bertekad belajar agar cepat aku bisa mendarat di negri terenovela

dan yang tak kupercaya kalimat terbaik yang kudengar di malam itu adalah... si tampan mengungkapkan " I Say My Darling.. You Look Wonderful Tonight"..
semenjak saat itu dia menjadi pria yang ku percaya kata-katanya dan yang paling ku kagumi setelah Nabi Muhammad dan Ayahku :)